Merekatkan kembali bangsa yang retak: suatu pendekatan budaya
Direktorat Jenderal Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan
Abad XXI yang empat tahun lagi akan dimasuki makhluk
manusia dalam perjalanannya menempuh dimensi waktu telah diberi julukan "Zaman Ilmu Pengetahuan dan Teknologi" atau, disingkat, "Zaman Tptek". Disebut demikian karena sekarang ini sudah bisa diperkirakan bahwa di abad mendatang tersebut kedua faktor buatan manusia itu betul-betul akan menguasai kehidupan manusia. Perkiraan yang di ucapkan dengan begitu pasti ini datang dari sekelompok manusia yang dengan sadar dan sengaja telah mengembangkannya selama berabad-abad sejak sebelum Abad XX melalui pengembangan kebudayaan. Mengetahui dengan baik kebudayaan Barat ini, demi menyadari mengapa kebudayaan asing ini sampai bisa memproduksi faktor-faktor yang begitu ampuh, dan tidak tanpa bahaya bagi kemanusiaan, menjadi penting sekali bagi kita yang lahir dan dibesarkan di luar lingkungan kebudayaan tersebut. Sebab umat manusia yang tidak menyadarinya pasti akan sui it dapat survive dalam menempuh zaman Iptek di Abad XXI yang pasti penuh dengan tantangan, perubahan dan peluang-peluang baru yang serba cepat.
manusia dalam perjalanannya menempuh dimensi waktu telah diberi julukan "Zaman Ilmu Pengetahuan dan Teknologi" atau, disingkat, "Zaman Tptek". Disebut demikian karena sekarang ini sudah bisa diperkirakan bahwa di abad mendatang tersebut kedua faktor buatan manusia itu betul-betul akan menguasai kehidupan manusia. Perkiraan yang di ucapkan dengan begitu pasti ini datang dari sekelompok manusia yang dengan sadar dan sengaja telah mengembangkannya selama berabad-abad sejak sebelum Abad XX melalui pengembangan kebudayaan. Mengetahui dengan baik kebudayaan Barat ini, demi menyadari mengapa kebudayaan asing ini sampai bisa memproduksi faktor-faktor yang begitu ampuh, dan tidak tanpa bahaya bagi kemanusiaan, menjadi penting sekali bagi kita yang lahir dan dibesarkan di luar lingkungan kebudayaan tersebut. Sebab umat manusia yang tidak menyadarinya pasti akan sui it dapat survive dalam menempuh zaman Iptek di Abad XXI yang pasti penuh dengan tantangan, perubahan dan peluang-peluang baru yang serba cepat.
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Jenderal Kebudayaan
- Tahun
- 2000
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2019-05-27T15:24:28Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah