Kurikulum berbasis kompetensi pengobatan tradisional ramuan
Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan, Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan
Dewasa ini dunia menjadi semakin padat penduduknya serta
semakin meningkatkan upaya globalisasi yang meniadakan
batas antar Negara. Keadaan ini akan memberi manfaat yang
sangat besar kepada umat manusia di dunia. Namun juga
menimbulkan munculnya iklim persaingan yang sangat ketat.
Dengan demikian dibutuhkan suatu kerjasama dan kemitraan
yang mantap dan sesuai kebutuhan masyarakat dunia.
Di samping terjadi pergeseran pola penyakit dari penyakit
infeksi menjadi penyakit degeneratif, dari paradigma
upaya pelayanan kesehatan yang bersifat kuratif menjadi
upaya kesehatan yang bersifat preventif dan promotion.
Dengan demikian dibutukan sarana pelayanan kesehatan
yang dapat memenuhi tututan dan kebutuhan masyarakat.
Sarana pelayanan kesehatan saat ini dituntut untuk memiliki
kemampuan untuk menanggulangi penyakit- penyakit
degeneratif dan kronis yang terdapat di masyarakat.
Salah satu upaya pelayanan kesehatan alternative yang
ditawarkan adalah Pelayanan Pengobat Tradisional ramuan
telah semakin diminati oleh masyarakat di seluruh dunia
termasuk Indonesia. Dengan demikian agar masyarakat
memperoleh manfaat sebesar- besarnya dari upaya pelayanan
kesehatan dengan pengobatan tradisional ramuan, maka
perlu disusun Kurikulum Bebasis Kopetensi yang baku untuk
setiap Pengobat tradisional ramuan diseluruh Indonesia
berdasarkan SKKNI (Standar Kopetensi Kerja Nasional
Indonesia) yang telah disusun dan ditetapkan sebelumnya
oleh Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia
semakin meningkatkan upaya globalisasi yang meniadakan
batas antar Negara. Keadaan ini akan memberi manfaat yang
sangat besar kepada umat manusia di dunia. Namun juga
menimbulkan munculnya iklim persaingan yang sangat ketat.
Dengan demikian dibutuhkan suatu kerjasama dan kemitraan
yang mantap dan sesuai kebutuhan masyarakat dunia.
Di samping terjadi pergeseran pola penyakit dari penyakit
infeksi menjadi penyakit degeneratif, dari paradigma
upaya pelayanan kesehatan yang bersifat kuratif menjadi
upaya kesehatan yang bersifat preventif dan promotion.
Dengan demikian dibutukan sarana pelayanan kesehatan
yang dapat memenuhi tututan dan kebutuhan masyarakat.
Sarana pelayanan kesehatan saat ini dituntut untuk memiliki
kemampuan untuk menanggulangi penyakit- penyakit
degeneratif dan kronis yang terdapat di masyarakat.
Salah satu upaya pelayanan kesehatan alternative yang
ditawarkan adalah Pelayanan Pengobat Tradisional ramuan
telah semakin diminati oleh masyarakat di seluruh dunia
termasuk Indonesia. Dengan demikian agar masyarakat
memperoleh manfaat sebesar- besarnya dari upaya pelayanan
kesehatan dengan pengobatan tradisional ramuan, maka
perlu disusun Kurikulum Bebasis Kopetensi yang baku untuk
setiap Pengobat tradisional ramuan diseluruh Indonesia
berdasarkan SKKNI (Standar Kopetensi Kerja Nasional
Indonesia) yang telah disusun dan ditetapkan sebelumnya
oleh Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat
- Tahun
- 2011
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2020-01-08T01:34:03Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah