Penguyuban Jawa di Halaban, Kab. Lima Puluh Kota (1958-1966)
Asmara, Dedi
Adanya pembukaan perkebunan Teh di Halaban pada tahun 1926, banyak memunculkan berbagai bentuk kegiatan bagi para buruh perkebunan yang berasal dari Jawa. Selain itu aktifitas para buruh juga melahirkan keluarga-keluarga baru bagi mereka sebagai pendatang yang sesama orang Jawa. Mereka bekerja pada perkebunan bertujuan untuk melangsungkan laju kehidupan mereka. Walaupun jauh dari tanah kelahiran, mereka tetap eksis mempertahankan dan mengambangkan budaya yang menjadi identitas mereka.
Detail Information
- Publisher
- Balai Pelestarian Nilai Budaya Sumatera Barat
- Tahun
- 2014
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2019-03-09T02:26:57Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah